Senin, 15 November 2010

manusia dan keadilan

Dalam hidup dan kehidupan,setiap manusia dalam melakukan aktivitasnya pasti pernah menemukan perlakuan yang tidak adil atau bahkan sebaliknya.Melakukan hal yang tidak adil.Dimana pada setiap diri manusia pasti terdapat dorongan atau keionginan untuk berbuat kebaikan"jujur".Tetapi terkadang untuk melakukan kejujuran sangatlah tidak mudah dan selalu di bentukkan oleh berbagai sebab,seperti keadaan atau situasi,permasalahn teknis hingga bahkan sikap moral.Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan yang seimbang pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan kewajiban dimana hak yang di tuntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu sendiri.

Keadilan itu sendiri memiliki sifat yang bersebrangan dengan dusta/kecurangan.Dimana kecurangan sangat identik dengan perbuatan yang tidak baik dan tidak jujur.Atau dengan kata lain apa yang dikatakan tidak sama dengan apa yang di lakukan.Kecurangan pada dasarnya merupakan penyakit hati yang dapat menjadikan orang tersebut menjadi serakah,tamak,rakus,iri hati,matrealis serta sulit untuk membedakan antara hitam dan putih lagi dan mengkesampingkan nurani dan sisi moralitas.Keadilan dan kecurangan atau ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena kedua sangat bertolak belakang dan bersebrangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar